Sekretariatan Gedung AS Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141

Telp Humas : 0812-8455-8810
Email : perspolinema@gmail.com

Bakar Kekuasaan Prabowo-Gibran, Padamkan Api Karhutla

“Aksi Massa Bakar Kekuasaan Prabowo-Gibran, Padamkan Api Karhutla”

Fotografer : Eka Wahyu Prasetyo

“Paru-paru bumi dibakar, penerus bangsa diracuni, korban bencana terus berteriak meminta pertolongan dengan suara yang makin kian serak. Biaya hidup semakin meroket—melucuti harta kami yang tidak seberapa dibandingkan mereka yang duduk di atas tahta. Pak, kami masih di sini, bertahan di tengah tekanan yang anda sekalian buat berhasil menyengsarakan kami. Kami sudah cukup sabar, namun sekarang kami sudah muak. Kami bukan tumbal untuk kalian tetap berada di puncak. Kami tidak memilih kalian hanya untuk menyengsarakan kami. Kembalikan hak-hak kami yang kalian rampas untuk pesta kalian yang hanya membuat kami kian merasakan kesengsaraan.”

Fotografer : Eka Wahyu Prasetyo

“Di tengah derasnya hujan, di tengah teriknya matahari, di tengah kepulan asap, di tengah ternak-ternakkan buzzer yang tidak seberapa itu. Kami masih dan akan selalu lantang menyuarakan apa yang menjadi keresahan. Kami tidak seperti kalian yang hidup di tengah hingar bingar kekuasaan dan kenikmatan yang kalian ambil dari mereka yang merasakan kesengsaraan. Kami masih memiliki rasa nurani yang tinggi atas dasar kemanusiaan.”

Fotografer : Eka Wahyu Prasetyo

“Harus dalam bentuk apalagi kami menyuarakan?”

Fotografer : Karina Putri Ghaisani Yudawan 

“Apa yang sebenarnya kalian tunggu? Selimut amarah dan kekesalan ini telah memeluk setiap rakyat yang kalian sengsarakan. Tak bisakah kalian menyadari itu? Atau sebenernya kalian menunggu kami untuk menggulingkan tirani? Entah apapun itu, percayalah bahwa kami sungguh mencintai ibu pertiwi.”

Fotografer : Eka Wahyu Prasetyo

“Setiap aksi yang kami jalankan dengan tuntutan agar bangsa ini tetap bertahan, kalian selalu barikade kami menggunakan entitas tegap bertahan alias mereka para bajingan pecundang. Lagi-lagi kalian dengan tenangnya leha-leha duduk di kekuasaan tanpa ada keresahan, tak sadarkah bahwa nurani kalian telah tewas mengenaskan.”

Fotografer : Eka Wahyu Prasetyo

“Kami sekadar rakyat sipil yang meminta kalian semua untuk melakukan pekerjaan kalian dengan baik. Kami meminta pertanggung jawaban kalian semua atas pekerjaaan kalian yang jauh dari kata kompeten. Sayangnya, kalian menganggap kami sebagai ancaman, mengirimkan banyak sekali pria dengan perut buncit— lengkap dengan atributnya seolah-olah kami adalah ancaman negara. Bagaimana bisa organisasi yang sudah disumpahi dibawah kitab suci untuk menjaga rakyat sipil, justru menyakiti rakyat sipil hanya karena kalian takut pada atasan kalian? Kalian itu pengecut. Sama atasan saja takut, tapi sama Tuhan berani. Siapa sebenarnya yang memiliki kekuasaan di bumi ini di mata kalian? Atasan kalian, atau Tuhan yang hanya kalian percayai saat dunia sedang tidak berpihak kepada kalian?”

Fotografer : Eka Wahyu Prasetyo

 

Post View : 19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *