Sekretariatan Gedung AS Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141
Telp Humas : 0812-8455-8810
Email : perspolinema@gmail.com


Judul Film: Moana
Sutradara Film: Thomas Kail
Prosedur Film: Dwayne Johnson, Beau Flynn, Dany Garcia, Hiram Garcia, Lin-Manuel Miranda
Skenario Film: Jared Bush, Dana Ledoux Miller
Durasi: 115 menit
Tanggal Rilis: 10 Juli 2026
Genre: Petualangan, Fantasi, Musikal, Keluarga
Perusahaan Produksi: Walt Disney Pictures, Seven Bucks Productions, Flynn Picture Co.
Distributor: Walt Disney Studios Motion Pictures
Pemeran: Catherine Laga’aia, Dwayne Johnson, Rena Owen, Joht Tui, Frankie Adams, Jemaine Clement
Film Moana merupakan adaptasi live-action dari film animasi Disney yang dirilis pada tahun 2016. Film ini mengangkat kisah Moana, seorang gadis dari Pulau Motunui yang memiliki keinginan kuat untuk menjelajahi lautan, meskipun ayahnya melarangnya pergi melewati batas terumbu karang. Kehidupan masyarakat Motunui mulai mengalami masalah ketika hasil laut dan sumber makanan semakin berkurang. Dalam kondisi tersebut, Moana menyadari bahwa dirinya sebagai calon kepala suku memiliki tanggung jawab untuk mencari penyebab masalah yang terjadi dan menyelamatkan masyarakat di pulaunya.
Perjalanan Moana dimulai ketika ia mendapat panggilan dari lautan untuk mengembalikan Heart of Te Fiti, yaitu sebuah benda mistis yang dicuri oleh manusia setengah dewa bernama Maui. Moana kemudian melakukan perjalanan melewati lautan dan bertemu dengan Maui yang pada awalnya diperlihatkan memiliki sifat sombong dan tidak terlalu peduli terhadap keadaan orang lain. Namun, keduanya kemudian sepakat untuk bekerja sama mengembalikan Heart of Te Fiti dan memulihkan kembali keseimbangan alam yang telah terganggu. Dalam perjalanan tersebut, mereka harus menghadapi berbagai rintangan, termasuk badai, makhluk laut, serta berbagai bahaya yang menguji keberanian dan hubungan persahabatan mereka.
Kelebihan Film Moana
Kelebihan film Moana terletak pada visual dan penggambaran dunia laut yang menarik. Perpaduan antara aktor manusia dan efek visual mampu menghadirkan suasana petualangan yang lebih nyata, terutama dalam menggambarkan perjalanan Moana di tengah lautan. Selain itu, akting Catherine Laga’aia sebagai Moana dan Dwayne Johnson sebagai Maui menjadi salah satu daya tarik film. Keduanya mampu mempertahankan karakter yang sudah dikenal dari versi animasi, sehingga hubungan antara Moana dan Maui tetap terasa menyenangkan dan menghibur. Film ini juga tetap mempertahankan lagu-lagu dari versi animasi yang menjadi bagian penting dalam cerita. Kehadiran musik, humor, dan pesan moral mengenai keberanian, tanggung jawab, serta kerja sama membuat film tetap menarik untuk ditonton.
Kekurangan Film Moana
Kekurangan film Moana terletak pada alur cerita yang masih sangat mirip dengan versi animasinya. Meskipun terdapat beberapa perubahan, sebagian besar jalan cerita tetap mengikuti film sebelumnya. Beberapa detail yang terdapat dalam versi animasi juga tidak ditampilkan dalam live-action sehingga bagi penonton yang sudah mengetahui cerita aslinya, film ini terasa kurang memberikan sesuatu yang baru.
Selain itu, beberapa penggunaan efek visual pada adegan di lautan terlihat kurang alami karena cukup bergantung pada efek komputer dan latar buatan. Hal tersebut membuat beberapa adegan terasa kurang menyatu dengan karakter. Beberapa bagian cerita juga terasa cukup terburu-buru sehingga pengembangan karakter dan konflik tidak terlalu mendalam. Akibatnya, terdapat beberapa bagian yang sebenarnya masih dapat dikembangkan lebih jauh agar cerita terasa lebih kuat dan memberikan pengalaman yang berbeda dari versi animasinya.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, film Moana live-action berhasil membawa kembali kisah petualangan Moana dan Maui dalam bentuk yang lebih nyata. Film ini tidak hanya menghadirkan hiburan melalui petualangan, musik, humor, dan visual, tetapi juga menyampaikan pesan mengenai keberanian, tanggung jawab, kerja sama, serta pentingnya percaya terhadap kemampuan diri sendiri. Meskipun masih memiliki kekurangan, terutama karena cerita yang cukup mengikuti versi animasi dan beberapa penggunaan efek visual yang terasa kurang alami, film ini tetap memiliki daya tarik bagi penonton yang menyukai cerita petualangan. Melalui perjalanan Moana, penonton dapat memahami bahwa keberanian bukan berarti tidak memiliki rasa takut, tetapi tetap berusaha melakukan hal yang benar meskipun menghadapi berbagai kesulitan. Film ini juga menunjukkan bahwa seseorang dapat menemukan jati dirinya ketika berani menghadapi tantangan dan bertanggung jawab terhadap orang-orang yang disayanginya.
(Najla Shadzwina)