Sekretariatan Gedung AS Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141
Telp Humas : 0812-8455-8810
Email : perspolinema@gmail.com


Prastudi Politeknik Negeri Malang (Polinema) 2026 dilaksanakan dalam dua gelombang di Graha Polinema (Grapol). Gelombang pertama berlangsung pada 10–11 Agustus 2026 dan diikuti mahasiswa baru Jurusan Akuntansi, Teknik Elektro, Teknik Sipil, serta Teknologi Informasi. Sementara itu, gelombang kedua dilaksanakan pada 12–13 Agustus 2026 dengan peserta dari Jurusan Teknik Kimia, Teknik Mesin, dan Administrasi Niaga.
Kegiatan diawali dengan acara jurusan sebelum mahasiswa baru diarahkan menuju Grapol untuk mengikuti rangkaian acara utama. Berdasarkan rundown, kegiatan utama dimulai pukul 08.00 dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Polinema, serta sambutan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Polinema periode 2026/2027, dan pimpinan Polinema. Pada gelombang pertama, sambutan pimpinan disampaikan oleh Direktur Polinema, sedangkan pada gelombang kedua disampaikan oleh Wakil Direktur III Polinema.
Pembekalan dalam Prastudi Polinema 2026 diarahkan pada pengenalan kehidupan mahasiswa serta kehidupan akademik dan kemahasiswaan. Mahasiswa baru mendapatkan tiga materi utama, yakni “Who Are We?”, “Menjadi Mahasiswa Seperti Apa”, dan “Berkarya dan Berprestasi”, yang masing-masing dilengkapi sesi tanya jawab. Emil Fathur Rahman selaku Ketua Pelaksana Prastudi dari BEM Polinema mengatakan pembekalan juga mencakup kehidupan sebagai mahasiswa, isu kekerasan di lingkungan kampus, serta edukasi dari OJK mengenai judi online dan penyebaran uang.
Pelaksanaan Prastudi memberikan gambaran awal bagi mahasiswa baru mengenai kehidupan perkuliahan di Polinema. Bunga, mahasiswa baru Jurusan Teknik Elektro, mengatakan kegiatan tersebut membantunya memahami sistem perkuliahan serta cara mengembangkan diri sesuai dengan program studi yang dipilih.
Hal serupa dirasakan Kayla, mahasiswa baru Jurusan Akuntansi. Menurutnya, prastudi memberikan gambaran mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan selama menjalani perkuliahan. Ia juga memperoleh pemahaman bahwa kehidupan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan tugas dan perkuliahan, tetapi dapat diisi dengan kegiatan organisasi, magang, serta membangun relasi.
Sementara itu, mahasiswa baru Jurusan Teknologi Informasi menilai prastudi cukup membantu dalam mengenal kehidupan perkuliahan. Materi mengenai prospek kerja sebagai game developer yang disampaikan alumni menjadi salah satu pembekalan yang berkesan baginya.
Pelaksanaan tahun ini juga menerapkan evaluasi dari Prastudi sebelumnya. Salah satunya berkaitan dengan ketepatan waktu. Emil mengatakan gelombang kedua pada tahun sebelumnya sempat mengalami keterlambatan, terutama saat istirahat, salat, dan makan. Tahun ini, evaluasi tersebut diterapkan sehingga kedua gelombang dapat berjalan tepat waktu. “Alhamdulillah di gelombang sekarang, gelombang 2 dan 1 itu tidak ada kemoloran waktu, semua berjalan tepat waktu,” katanya.
Selain ketepatan waktu, koordinasi antara BEM dan HMJ masih menjadi salah satu catatan dalam pelaksanaan tahun ini. Muhammad Bagus Setiawan, Ketua Pelaksana Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM), mengatakan masih terdapat miskomunikasi antarpihak meskipun koordinasi telah dilakukan melalui sharing dan rapat koordinasi dengan BEM. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena pihak BEM yang bertugas sebagai penghubung belum maksimal dalam menjembatani koordinasi antara HMJ dan BEM.
Hal tersebut dinilai wajar oleh Odilon Alif, Ketua Pelaksana Himpunan Mahasiswa Administrasi Niaga (HIMANIA). Menurutnya, miskomunikasi dalam pelaksanaan kegiatan seperti Prastudi masih dapat terjadi karena melibatkan banyak pihak. “Saya rasa wajar kalau masih ada sedikit miskomunikasi. Tapi pada akhirnya komunikasi kami tetap baik-baik saja dan kami saling menghargai. Kami juga tetap membutuhkan peran BEM dalam Prastudi, begitu juga BEM membutuhkan HMJ sebagai kakak pendamping mahasiswa baru di tiap jurusan,” jelasnya.
Selain koordinasi, evaluasi juga dilakukan HIMANIA terhadap rangkaian kegiatan Prastudi tahun sebelumnya. Odilon mengatakan paper mob menjadi salah satu bagian yang dievaluasi karena pelaksanaannya membutuhkan koordinasi yang cukup kompleks, mulai dari keseragaman warna hingga pembentukan koreografi. Tahun ini, kegiatan tersebut diganti dengan cerdas cermat games yang dinilai lebih mudah dikoordinasikan dan tetap dapat menyalurkan antusiasme mahasiswa baru.
Berbagai evaluasi tersebut dilakukan agar rangkaian Prastudi dapat tetap memberi pengalaman yang sesuai bagi mahasiswa baru. Odilon berharap mahasiswa baru dapat membawa pembekalan yang diperoleh ke kehidupan perkuliahan. Ia ingin mahasiswa baru tidak merasa asing dengan lingkungan Polinema dan lebih terarah ketika pertama kali mengikuti kegiatan belajar-mengajar.
Bagi mahasiswa baru, pembekalan tersebut juga diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Hesian Aprilia Saranji, mahasiswa baru Jurusan Administrasi Niaga, berharap berbagai materi yang diperoleh selama Prastudi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama berkuliah. “Harapan aku tentunya apa yang aku dapetin waktu Prastudi ini bukan cuman sekadar lewat, tapi benar-benar bisa bermanfaat buat kehidupan kita sehari-hari waktu kita berkuliah di sini. Bisa kita terapkan juga ke diri kita,” ujarnya.
Emil juga berharap pembekalan tersebut dapat menjadi bekal bagi seluruh mahasiswa baru selama menjalani kehidupan perkuliahan di Polinema. Ia mendorong mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, mengembangkan diri, serta membawa prestasi bagi almamater.
(Elsa Tri Meida Ananta, Nayla Akas Oktavia)