Sekretariatan Gedung AS Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141

Telp Humas : 0812-8455-8810
Email : perspolinema@gmail.com

Polinema Gelar LDK 2026 di Dodikjur: Latih Kedisiplinan dan Karakter Mahasiswa Baru

Foto bersama peserta LDK 2026, jajaran TNI, dan sivitas akademika Polinema usai upacara pembukaan (Ghaisani)

Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali menggelar Latihan Dasar Kedisiplinan (LDK) 2026 bagi mahasiswa baru di Depo Pendidikan Kejuruan (Dodikjur) Rindam V/Brawijaya pada hari Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini sudah menjadi bagian rutin dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diselenggarakan setiap tahun. 

Mengacu pada pola pelaksanaan tahun sebelumnya, LDK tahun ini kembali dirancang berlangsung selama empat hari per gelombang dengan jumlah gelombang yang disesuaikan dengan jumlah mahasiswa baru yang diterima dari berbagai jalur seleksi. LDK dibagi menjadi lima gelombang yang dilaksanakan secara bertahap dimulai dari tanggal 15 Juli – 7 Agustus.

Pada gelombang pertama LDK 2026 ini diikuti 975 mahasiswa baru dari berbagai program studi. Jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan pelaksanaan tahun lalu yang mencapai sekitar 1.000 peserta. Kegiatan ini juga terbuka bagi mahasiswa angkatan sebelumnya yang belum sempat mengikuti LDK.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan para mahasiswa baru berkumpul di kampus Politeknik Negeri Malang pada pukul 05.00 WIB untuk bersiap berangkat ke Dodikjur Rindam V/Brawijaya. Setibanya di lokasi, peserta mengikuti upacara pembukaan yang dilanjutkan dengan penyerahan tanda pengenal secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru. Setelah itu, peserta menerima berbagai materi, meliputi pembinaan mental, pembinaan fisik, pembentukan pola pikir, dan wawasan kebangsaan.

Pemberian materi tersebut bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang disiplin, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat bela negara. “Yang akan kita sampaikan di sini yang pertama yaitu wawasan kebangsaan, lalu bela negara supaya adik-adik kita sebagai warga Indonesia berjiwa nasionalisme. Kemudian kita ajarkan kedisiplinan, mulai dari disiplin pribadi hingga disiplin berorganisasi. Selain itu, peserta juga dilatih membangun jiwa korsa dan tanggung jawab,” papar Kapten Infanteri Agus Siswanto, Kepala Urusan Umum Dodikjur Rindam V/Brawijaya.

Dalam pelaksanaan LDK 2026, para pembina menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya memastikan kondisi kesehatan seluruh peserta selama mengikuti kegiatan. Para TNI yang diistilahkan sebagai pembina menyadari bahwa mereka tidak bisa memberikan standar tentara yang sama kepada para peserta LDK. “Tantangan kita di sini ya kita harus sering cross check mereka, ya. Mungkin ada yang sakit, ada yang punya gangguan apa, seperti itu,” jelas Agus Siswanto. 

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan LDK, panitia telah melakukan berbagai persiapan sejak sekitar satu bulan sebelum kegiatan berlangsung. “Persiapan LDK sudah dimulai sejak bulan lalu dan diintensifkan pada awal Juli,” ujar Emil Fathur Rahman dari Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Malang selaku Ketua Pelaksana LDK. 

Selain mempersiapkan kebutuhan teknis, BEM juga berkoordinasi dengan Bhakti Karya Mahasiswa (BKM) dalam penyusunan kebutuhan obat-obatan berdasarkan evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya. Panitia turut kembali melibatkan UKM Satria Cendekia Utama (Satmenwa) untuk membantu pengondisian mahasiswa baru pada hari pertama pelaksanaan LDK. Keterlibatan Satmenwa tahun ini kembali dioptimalkan setelah sebelumnya sempat terkendala regenerasi anggota. 

Kendati berbagai persiapan dan koordinasi telah dilakukan, panitia tetap harus menghadapi kendala tak terduga menjelang hari-H. Beberapa hari menjelang pelaksanaan, pihak Dodikjur mengubah jadwal sehingga gelombang ketiga diundur dan LDK yang semula berakhir pada 3 Agustus menjadi 7 Agustus karena adanya kegiatan lain di Dodikjur. 

Terlepas dari dinamika teknis tersebut, Emil berharap nilai kedisiplinan dan jiwa korsa yang ditanamkan selama empat hari di Dodikjur tidak berhenti begitu saja setelah peserta kembali ke kampus, melainkan terus terbawa dalam keseharian mereka sebagai mahasiswa baru. 

Tentu tidak hanya dari Emil selaku ketua pelaksana, tetapi dari peserta LDK menyampaikan bahwa, “harapannya ya pasti setelah mengikuti kegiatan ini dari diri pribadi saya sendiri bisa lebih disiplin,” ujar Ihya Afani Ardhan, mahasiswa baru Jurusan Teknik Mesin. 

 

(Karina Putri Ghaisani Yudawan, Wahyu Nur Hidayah, Nur Martha Putri Pramantia)

 

Post View : 15

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *