Sekretariatan Gedung AS Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141

Telp Humas : 0812-8455-8810
Email : perspolinema@gmail.com

Pemilihan Direktur Polinema Sempat Tertunda, Mahasiswa Diharap Fokus Akademik

Polinema resmi memperpanjang tahapan PILDIR periode 2025–2029
melalui Instagram @polinema_campus

Proses pemilihan direktur (PILDIR) Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali menjadi perhatian setelah mengalami penyesuaian jadwal akibat minimnya jumlah pendaftar. Meski sempat disebut sebagai “penundaan”, Ketua Senat Polinema, Dr. Achmad Zaini, S.E., M.M. menegaskan bahwa hal tersebut adalah pergeseran jadwal yang masih dalam batas wajar sesuai regulasi. “Ini bukan penundaan, tapi pergeseran karena kita mengikuti aturan yang ada di Peraturan Menteri (PERMEN),” ujarnya.

Koordinasi antara Senat dan panitia pelaksana berjalan erat. Ketua Panitia Pemilihan Direktur, Ir. R.N. Akhsanu Takwim, S.T., M.T. menyatakan bahwa mereka rutin berkomunikasi, terutama terkait perkembangan jumlah pendaftar. “Kami selalu berkoordinasi, terutama soal progres dan kendala. Ini tanggung jawab bersama untuk menyukseskan pemilihan direktur,” ucapnya.

Terkait syarat calon direktur, Akhsanu menegaskan bahwa tidak harus berasal dari Polinema. “Di PERMEN itu diperbolehkan dari luar, yang penting memenuhi syarat. Harus PNS (Pegawai Negeri Sipil), dosen, dan punya pengalaman dua tahun sebagai ketua jurusan,” jelasnya. Selain itu, syarat usia maksimal 60 tahun saat pelantikan juga menjadi penyebab sedikitnya dosen yang eligible mendaftar

Pendaftaran awalnya ditutup pada 23 Mei 2025, namun hanya tiga pendaftar yang masuk, di bawah batas minimum empat calon. Akibatnya, kementerian merekomendasikan agar pendaftaran diperpanjang hingga akhir Juli. “Kami tidak boleh memaksakan hanya tiga calon. Aturan menyebutkan minimal empat, dan kementerian meminta kita memperpanjang,” kata Achmad Zaini.

Saat ini, calon yang sudah mendaftar semuanya berasal dari Polinema, yakni Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT. dari jurusan Teknik Elektro, Mohamad Zenurianto, Dipl.Ing.HTL., M.Sc. dari jurusan Teknik Sipil, dan Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T. dari jurusan Teknik Mesin. Panitia pun terus mendorong calon potensial lain untuk ikut serta, termasuk dengan pendekatan personal dan surat resmi.

Mengenai keterlibatan civitas akademika, Akhsanu menjelaskan bahwa pemilihan tidak seperti pemilu umum. “Yang punya hak suara hanya Senat dan kementerian. Kami tidak melibatkan semua warga kampus agar tidak terjadi politisasi di lingkungan mahasiswa dan karyawan,” ujarnya. Namun, mahasiswa tetap bisa menghadiri rapat terbuka penyampaian visi dan misi para calon direktur.

Transparansi dijaga melalui berbagai kanal. Setiap jurusan dipasangi baliho informasi dan situs resmi PILDIR terus diperbarui. “Setiap tahapan kami sosialisasikan. Laporan juga dikirim ke kementerian dan diawasi oleh Komite ASN,” tegas Achmad Zaini.

Saat ditanya tentang harapan terhadap sosok direktur yang akan terpilih, Achmad Zaini menyampaikan bahwa pihaknya tidak berfokus pada siapa yang akan memimpin, tetapi pada manfaat yang bisa diberikan bagi institusi. “Bukan melihat siapa orangnya, yang penting bisa membawa kemanfaatan besar bagi Polinema,” tuturnya. Sementara itu, Akhsanu berharap direktur terpilih dapat membawa Polinema bersaing secara global. “Kita ingin direktur ke depan membawa visi Polinema agar unggul, tidak hanya di nasional, tapi juga di internasional.”

Terkait peran mahasiswa, Achmad Zaini menambahkan bahwa mahasiswa tetap boleh mengawasi melalui organisasi, namun fokus utama mereka harus tetap di bidang akademik. “Kami ingin suasana kampus tetap aman dan fokus ke pengajaran, jangan sampai pemilihan ini memecah konsentrasi mahasiswa,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, panitia optimistis proses pemilihan ini tetap berjalan sesuai jalur hukum, terjaga transparansinya, dan menghasilkan pemimpin yang tepat untuk Polinema lima tahun ke depan.

 

(Satria Rakhmadani, M. Syaikhul Ma’arif Adityawangsa)

 

Post View : 565

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *