Sekretariatan Gedung AS Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141

Telp Humas : 0812-8455-8810
Email : perspolinema@gmail.com

Coban Talun: Ekspedisi Visual di Balik Hutan Pinus

Secara etimologi, “Coban” berarti air terjun dan “Talun” merujuk pada nama kawasan tersebut. Berdasarkan cerita rakyat setempat, kawasan ini dulunya merupakan tempat pertemuan antara Jaya Pranata dan Layonsari (tokoh dari legenda romansa Bali/Jawa). Konon, mereka sering bertemu di sekitar aliran sungai ini, yang kemudian memberikan kesan sakral dan romantis pada lokasinya.

Secara administratif, Coban Talun berada di bawah pengelolaan Perum Perhutani Unit II Jawa Timur.

  • Fungsi Awal: Awalnya, kawasan ini murni merupakan hutan lindung di lereng Gunung Arjuno-Welirang yang hanya dikunjungi oleh para pendaki atau pecinta alam.
  • Aksesibilitas: Pada masa awal (sekitar tahun 80-an hingga 90-an), akses menuju air terjun setinggi 75 meter ini masih sangat sulit. Pengunjung harus melewati jalan setapak yang licin dan rimbunnya hutan.

Titik balik popularitas Coban Talun terjadi sekitar tahun 2015-2016. Pengelola mulai menyadari bahwa mengandalkan air terjun saja tidak cukup untuk menarik wisatawan milenial.

 

“Sudut Teduh”

Camera: Nikon D5500

Diafragma : f/11

ISO: 100

Shutter Speed: 1/100 sec.

Fotografer: Satria Rakhmadani

 

“Ayun Langit di Antara Pinus”

Camera: Canon EOS 100D

Diafragma : f/5.6

ISO: 100

Shutter Speed: 1/80 sec.

Fotografer: Soca Adyuta Nismara

 

“Lorong Teduh Tanpa Hujan”

Camera: Canon EOS 100D

Diafragma : f/4

ISO: 125 

Shutter Speed: 1/400 sec.

Fotografer: Soca Adyuta Nismara

 

“Pembidik Momen”

Camera: Sony ILCE-6000

Diafragma : f/3.5

ISO: 320

Shutter Speed: 1/250 sec.

Fotografer: Gaza Algozali Saoqi

 

“Mahkota Ungu di Balik Pinus”

Camera: Sony ILCE-6000

Diafragma : f/22

ISO: 400

Shutter Speed: 1/30 sec.

Fotografer: Gaza Algozali Saoqi

 

“Sang Penjaga Kelopak”

Camera: Nikon D5500

Diafragma : f/14

ISO: 250

Shutter Speed: 1/60 sec.

Fotografer: Satria Rakhmadani

 

“Detak Merah di Hijau Rimba”

Camera: Nikon D5500

Diafragma : f/5.6

ISO: 100

Shutter Speed: 1/80 sec.

Fotografer: Satria Rakhmadani

 

“Reifikasi Indah: Keindahan yang Dikonsumsi”

Camera : Canon EOS 100D

Diafragma : f/4.5

ISO : 160

Shutter Speed : 1/500 sec

Fotografer : Soca Adyuta Nismara

 

​”Aku Tumbuh saat Sekelilingku Tumbuh dan Memeluk Semesta melalui Akar yang Menjalar Keyakinan”

Camera : Canon EOS 100D

Diafragma : f/5.6

ISO : 100

Shutter Speed : 1/80 sec

Fotografer : Soca Adyuta Nismara

 

“Tenang, lembut, tapi tetap bikin siapapun berhenti sejenak”

Camera : Sony a6000

Diafragma: f/8.0

ISO : 320

Shutter Speed : 1/320 sec

Fotografer : Gaza Algozali Saoqi

 

“Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, selalu ada ruang untuk berhenti, berpikir, dan berkembang”

Camera : Sony a6000

Diafragma: f/8.0

ISO : 320

Shutter Speed : 1/350 sec

Fotografer : Gaza Algozali Saoqi

 

“Lorong Hijau Menuju Ketenteraman”

Camera : Canon EOS 100D

Diafragma: f/1.8

ISO : 100

Shutter Speed : 1/280 sec

Fotografer : Delayda Afifah Susanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *